Berita

DPRD dan DPMPTSP Kota Pekalongan Kunker ke MPP Sukoharjo

DPRD dan DPMPTSP Kota Pekalongan Kunker ke MPP Sukoharjo

Dalam rangka Studi Banding Persiapan Pembangunan Gedung Mal Pelayanan Publik di Kota Pekalongan sekaligus menggagas revisi Perda Penanaman Modal untuk menyesuaikan dengan Undang Undang Cipta Kerja, Tim PANSUS VIII DPRD Kota Pekalongan beserta Kepala DPMPTSP dan Pejabat Pemerintah Kota Pekalongan mengadakan Kunjungan Kerja ke Mal Pelayanan Publik Sevaka Bhakti Wijaya Kabupaten Sukoharjo pada hari Selasa, tanggal 30 Agustus 2022.

Rombongan ditemui oleh Kepala DPMPTSP beserta segenap pejabat dan karyawan-karyawati DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo di Aula Bhakti Wijaya, Gedung Mal Pelayanan Publik Lantai 2.

 

 

 

MPP Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo Dibuka, Permudah Pelayanan Masyarakat

MPP Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo Dibuka, Permudah Pelayanan Masyarakat

Grand launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo digelar, Kamis (25/8). Keberadaan MPP Sukoharjo sangat penting untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat.

Kegiatan dihadiri Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya, Pemkab Sukoharjo telah berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik dan berkualitas yang merupakan salah satu dari sasaran reformasi birokrasi. Hal tersebut tertuang dalam misi pembangunan Pemkab Sukoharjo di dalam RPJMD Tahun 2021-2026 terutama pada misi yang pertama yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui percepatan reformasi birokrasi.

Upaya-upaya perbaikan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Pemkab Sukoharjo dan hasilnya sudah mulai terlihat dari beberapa capaian. Hal tersebut seperti terlihat, Pertama Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 mencapai 80,55 dengan kategori baik, Kedua, hasil penilaian evaluasi kinerja pelayanan publik tahun 2021 mencapai 3,62 dengan kategori baik, Ketiga, penghargaan tingkat kepatuhan tinggi standar pelayanan publik dari Ombudsman RI pada tahun 2021. Keempat, perangkat daerah atau unit kerja yang telah bergabung dalam pengelolaan sistem informasi pelayanan publik nasional (SIPPN) sudah mencapai 100 persen atau sebanyak 59 UPP dengan total sebanyak 808 jenis pelayanan, kelima top terpuji kompetensi inovasi pelayanan publik (KIPP) tahun 2022 untuk inovasi gerakan literasi Sukoharjo atau Gelis.

Etik Suryani melanjutkan bahwa tahapan pembangunan gedung MPP ini telah dapat diselesaikan pada tahun 2021 dengan menggunakan lahan seluas 3.600 meter persegi dan luas bangunan 2.620 meter persegi dengan anggaran yang bersumber dari APBD Sukoharjo tahun anggaran 2021 sebesar Rp 21.457.336.000.

Tahapan persiapan untuk penyelenggaraan MPP juga telah selesai. Sedangkan tahapan soft launching telah dilaksanakan pada 2 Juni 2022 yang lalu.

MPP Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik guna meningkatkan daya saing global dengan memberikan kemudahan berusaha di Indonesia khususnya di Kabupaten Sukoharjo. Saat ini telah bergabung 32 instansi dan 138 jenis layanan di MPP ini.

Keunggulan MPP Kabupaten Sukoharjo yaitu digitalisasi sistem pelayanan melalui sistem pelayanan perizinan online (Sipon) terintegrasi, dan kenyamanan dalam pelayanan melalui penyediaan gedung MPP yang modern dan sarana prasarana yang memadai dan layanan balai nikah.

Gedung pelayanan publik Sukoharjo diberi nama Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo. Penamaan ini mengambil dari bahasa sansekerta serta Kamus Besar Bahasa Indonesia dari kata Sevaka yang berarti melayani atau menghormati. Bhakti yang berarti perbuatan setia dan Wijaya yang berarti kemenangan.

Bupati Sukoharjo mengatakan dengan penamaan tersebut diatas diharapkan gedung MPP ini bisa melayani serta berbuat yang terbaik untuk masyarakat demi kejayaan atau kemenangan Sukoharjo pada khususnya dan umumnya.

Diharapkan juga dengan adanya MPP Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo maka iklim investasi akan semakin meningkat dan pada gilirannya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sukoharjo juga semakin meningkat pula.

"Saya berharap setelah pelaksanaan acara grand launching ini, pemerintah melalui Kementerian PANRB maupun Pemerintah provinsi Jawa Tengah berkenan untuk terus melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi kepada kami. Sehingga penyelenggaraan MPP nantinya dapat berjalan dengan baikt tertib dan lancar sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat", ujarnya.

Admin Subdomain DPMPTSP Ikuti Pelatihan Optimalisasi Website

Dalam rangka pemaksimalan penggunaan website dan media sosial sebagai sarana publikasi dan promosi bagi Instansi dan Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Sukoharjo, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sukoharjo bekerjasama dengan LPP Dian Nusantara Surakarta menyelenggarakan Pelatihan Komputer Program Optimalisasi Website Sebagai Media Publikasi OPD bagi Pegawai di Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Pelatihan Optimalisasi Website bagi Pegawai bertempat di LPP Dian Nusantara Surakarta, Jl. Ahmad Yani No. 329 Manahan, Surakarta Telp. 7470138. Sebagai Nara Sumber (Pengajar) adalah Sdr. Yabes Alfian Tambunan, Dosen Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta (ASDI), dengan materi pada hari pertama yaitu Jurnalistik.

Pelatihan Optimalisasi Website diikuti oleh 48 ASN dari perwakilan setiap OPD, khususnya bagi ASN yang bertanggungjawab sebagai Admin Subdomain (website) perangkat daerah. Peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu untuk Lab 1 ditempati oleh 24 orang dan untuk Lab 2 ditempati oleh 24 orang.

Menurut Direktur LPP Dian Nusantara Surakarta Bapak Edy Suwaras,SE.MM, pelatihan ini merupakan kelanjutan dari Pelatihan sebelumnya yang diadakan saat sebelum pandemi, yaitu Pelatihan Pemrograman Internet. Dan sebagai upaya untuk meningkatkan pengelolaan penulisan berita di website, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengadakan Pelatihan Pengelola Website di LPP Dian Nusantara Surakarta. 

 

Direncanakan pelatihan berlangsung selama lima (5) hari, mulai tanggal 13 Juni 2022 sampai dengan 17 Juni 2022 pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Diharapkan dengan telah dilaksanakannya pelatihan ini masing-masing Admin Subdomain dapat menerapkan kaidah-kaidah jurnalistik yang baik dan lebih memaksimalkan Subdomain (website) OPD sebagai sarana informasi dan komunikasi yang baik antara Pemerintah dan masyarakat.

Hasil Rapat Koordinasi Persiapan Mengikuti Program "Investment Challenge (IC) 2022" : Sukoharjo Akan Kirimkan Abstraksi tentang Industri Daur Ulang Sampah Plastik

Hasil Rapat Koordinasi Persiapan Mengikuti Program "Investment Challenge (IC) 2022" : Sukoharjo Akan Kirimkan Abstraksi tentang Industri Daur Ulang Sampah Plastik

Dengan hormat kami laporkan hasil rapat koordinasi persiapan mengikuti Program "Investment Challenge (IC) 2022" yang diselenggarakan oleh KERIS JATENG sebagai berikut :

  1. DASAR
    • Surat dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah selaku Ketua KERIS JATENG Nomor : 01/KERIS/II/20200 tertanggal 16 Februari 2022 perihal Surat Pemberitahuan Program Investment Challenge 2022 (IC 2022).
    • Disposisi Bupati Sukoharjo Nomor : 316 tertanggal 23 Februari 2022.
    • Surat Undangan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sukoharjo Nomor : 005/5/III/2022 tertanggal 8 Maret 2022.
  2. PELAKSANAAN
    Hari / Tanggal : Rabu,  Maret  2022
    Waktu : Pukul 09.00-11.30 WIB
    Tempat : Ruang Rapat DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo (Gedung Mal Pelayanan Publik Lantai 2)
  3. HASIL / KESIMPULAN
    • Rapat dipimpin Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo, Dra. Sri Hartati.
    • Rapat dihadiri oleh perwakilan dari DPMPTSP, BAPPELBANGDA, DLH, DPUPR, Dinas Pertanian dan Perikanan, Disdagkop dan UKM, Dispernaker dan BUMDES Mangesti Sejahtera Desa Gentan-Baki.
    • Dari masukan Bappelbangda, diusulkan untuk mengajukan kembali Proposal Peluang Investasi Pembangunan Industri Pengolahan Sampah Terpadu di Desa Mojorejo, yang pada tahun 2021 ini masuk dalam 7 (tujuh) besar profil investasi yang dipilih oleh Tim Panelis CJPIC 2021 untuk dilakukan perbaikan agar masuk dalam kategori 5 (lima) besar terbaik.
    • Pada rapat koordinasi ini dipaparkan materi Menuju Kebangkitan  Ekonomi Desa Mandiri Sampah oleh Bp. Eko Daryanto, Sekretaris Desa Gentan sekaligus suami dari Ketua BUMDES Mangesti Sejahtera Desa Gentan (Ibu Nuzulia Huda Rohma, S.E.).
    • BUM Desa Mangesti Sejahtera Desa Gentan telah melakukan kerjasama dalam Penerapan Teknologi Pengolahan Sampah dengan PIAT (Pusat Inovasi Agroteknologi) Universitas Gajah Mada Yogyakarta, sehingga unit-unit usaha di BUM Desa Gentan telah dilakukan kajian kelayakan.
    • Unit-unit Usaha di BUM Desa “ Mangesti Sejahtera Desa Gentan yang terkait dengan Agroteknologi diantaranya adalah :
      • Unit Usaha Bank Sampah Gelipah
      • Unit Usaha produksi tali gulung raffia
      • Unit Usaha Jasa Maklon Kantong Plastik HDPE
      • Unit Usaha Biodiesel dari Minyak Jelantah
      • Unit Usaha Budidaya Peternakan Maggot
      • Unit Usaha Pertanian Hidroponik
      • Unit Usaha Wisata Edukasi
    • Berdasarkan hasil rapat, diputuskan bahwa untuk Program Investment Challenge 2022 (IC 2022) Kabupaten Sukoharjo akan mengirimkan abstraksi dengan tema Peluang Investasi Pabrik Daur Ulang Plastik di Desa Gentan.
    • Pengiriman Abstrak Profil Peluang Investasi paling lambat diterima oleh Tim Penilai IC 2022 pada tanggal 26 April 2022.

Demikian laporan kami untuk menjadikan periksa dan mohon arahan.

Penerimaan Kunjungan Kerja Dinas PM dan PTSP Kabupaten Sragen

Penerimaan Kunjungan Kerja Dinas PM dan PTSP Kabupaten Sragen

Dasar :

Surat Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Sragen Nomor : 090 /193 /29/2022 tertanggal 14 Februari 2022 perihal Pemberitahuan kunjungan silaturahim, dan sharing kegiatan Peta Potensi

Pelaksanaan :

Penerimaan Kunjungan Kerja Dinas PM dan PTSP Kabupaten Sragen dilaksanakan di Ruang Rapat Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo pada hari Kamis, tanggal 17 Februari 2022 pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Hasil / Kesimpulan :

  1. Saling tukar informasi dan saling tanya jawab pihak tim DPMPTSP Kabupaten Sragen menanyakan tentang :
  • Apakah sudah memiliki Perda Penanaman Modal.
  • Apakah sudah memiliki Perbup Insentif dan Kemudahan
  • Apakah sudah melaksanakan Review RUPM
  • Bagaimana dengan pembuatan peta potensi dan peluang investasi

Semua telah dijawab oleh DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo.

  1. DPMPTSP Kabupaten Sragen menginformasikan bahwa sudah membuat Sistem Informasi Peluang Investasi dan Geographic Information System (GIS) dengan :
  • http://sipelangi.sragenkab.go.id
  • http://pastiol.sragenkab.go.id

Keduanya bisa kita jadikan rujukan untuk dibuat di Kabupaten Sukoharjo.

  1. Ramah tamah dan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sukoharjo.

Demikian laporan kami untuk menjadikan periksa dan mohon petunjuk.

Tim Penyusun Central Java's Potential Investment Challenge Sukoharjo Mengikuti Sosialisasi CJPIC 2020

Tim Penyusun Central Java's Potential Investment Challenge Sukoharjo Mengikuti Sosialisasi CJPIC 2020

Dengan hormat kami laporkan hasil mengikuti Sosialisasi Central Java's Potential Investment Challenge (CJPIC) 2020 sebagai berikut :

Dasar :

  • Surat Undangan dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Selaku Wakil Ketua Keris Jateng Nomor : 01/KERIS/I/2020 tanggal 21 Januari 2020.
  • Peraturan Bupati Sukoharjo No. 80 Tahun 2019 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2020.

Pelaksanaan :

Hari / Tanggal   :   Selasa,  28 Januari 2020
Waktu :   Pukul 08.30 WIB - selesai
Tempat :   Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Jl. Jend. Sudirman No.15, Surakarta

  • Hasil / Kesimpulan :
    1. Sambutan dan Pengarahan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Bapak Bambang Pramono
      • Seleksi Keris Jateng tahun 2020 merupakan momen yang sangat penting mengingat adanya target realisasi investasi yang mencapai 774 Trilyun untuk meraih pertumbuhan ekonomi 7% tahun 2023.
      • Salah satu sebab utama kegagalan realisasi investasi adalah tidak dikawalnya calon investor yang datang sampai benar-benar realisasi.
      • Indonesia merupakan tujuan investasi yang potensial bagi negara Jepang, walaupun masih dalam tahap emerging, belum tahap kerjasama yang stabil.
      • Indonesia membutuhkan Investasi jangka menengah dan jangka panjang untuk menghasilkan kerjasama bilateral yang baik.
      • Investor memerlukan kepastian perizinan, informasi dan peluang investasi yang jelas (clean and clear)
      • CJPIC merupakan Program Kerja Unggulan dari Keris Jateng Sejak 2018, memiliki Kantor Perwakilan dan Investment Relation Unit di Luar Negeri, serta menawarkan Investment Bond jangka panjang di Luar Negeri.
      • Kabupaten/Kota perlu bersama-sama mencari sumber-sumber penempatan investasi bagi investor, dan menyatukan data tersebut dalam Database sehingga menghasilkan List of Clean and Clear Projects agar mempercepat realisasi investasi dari para calon investor.
    2. Sambutan dan Pengarahan Wakil Ketua Keris Jateng, Bapak Iss Savitri Havid
      • Bahwa Success Rate dari Kegiatan Promosi tidak besar, padahal memerlukan biaya yang tinggi. Hal itu harus dimaklumi, karena Kegiatan Promosi merupakan ujung tombak keberhasilan mendapatkan investor.
      • Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Keris Jateng bertujuan untuk menjembatani kepentingan DPMPTSP dan Investor.
      • Proposal yang diajukan dalam CJPIC akan di-screening : yang bisa lolos adalah yang Clean and Clear, Marketable, dan ada dukungan dari Pemerintah.
      • Tujuan diadakannya CJPIC adalah untuk mendapatkan Profil yang benar-benar Clean and Clear dan Relevan.
      • Sebagai Guidance untuk CJPIC kali ini yaitu : Infrastruktur, Manufacture dan Agriculture.
      • Sebisa mungkin profil yang ditawarkan adalah yang menawarkan bentuk kerjasama KPBU, agar ada sense of belonging dari pihak pemerintah.
      • Pada tahap ke-5 dari perlombaan CJPIC (6-30 April) akan ada validasi lapangan bagi proposal investasi yang sesuai kriteria.
      • Salah satu yang menjadi penilaian adalah Keberpihakan Pihak Pemerintah Daerah terhadap Investor.
    3. Materi : "Identifikasi Sektor Sasaran untuk Investasia" oleh Kabid Promosi DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Ibu Intan Tri Nagari.
      • Peran daerah dalam promosi investasi antara lain : Identifikasi, Pengolahan, Kegiatan Promosi, dan Fasilitasi
      • Diharapkan adanya Proposal Investasi yang menawarkan kerjasama investasi bentuk KPBU agar ekonomi masyarakat juga tumbuh dengan adanya investasi.
      • Berdasarkan Perpres Nomor 79 Tahun 2019, Sukoharjo dicanangkan sebagai Pengembangan Kawasan Pusat Furniture Indonesia.
      • Perlu adanya Pendekatan Benchmarking Lokasi untuk Menilai Keunggulan Kompetitif Daerah.
    4. Sosialisasi dan Desk Review CJPIC 2020 oleh Ibu Rr. Karlina Aprilia K., Dr.,,S.E.,M.Sc.,Ak.,CA. dari FEB Undip
      • Ada beberapa aspek penilaian terbaru dalam CJPIC 2020 yaitu :
        1. Lahan harus Clean and Clear
        2. Kualifikasi Investasi dengan data yang dapat terverifikasi baik, analisis keuangan dan analisis potensi pasar
        3. Merupakan potensi daerah dan diminati pasar
        4. Komitmen tinggi dari Kabupaten/Kota/BUMD
      • Kriteria Proposal yang diajukan antara lain :
        1. Harus unik
        2. Harus punya value
        3. Boleh investasi yang sudah ada, jika tahu akan ada investasi baru (merupakan nilai tambah)
        4. Adanya komitmen tinggi dari pemerintah Kabupaten/Kota
      • Yang diukur dari Proposal yang diajukan yaitu :
        1. Dampak perekonomian
        2. Diminati atau tidak oleh pasar
        3. Bentuk Kerjasama, bisa juga KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), yang di-approach
      • Aspek yang dinilai dalam penyusunan proposal :
        1. Aspek keuangan
        2. Ide Bisnis
        3. Aspek Pasar dan Pemasaran
        4. Aspek Legalitas
        5. Aspek Manajemen
        6. Aspek Teknis
        7. Aspek Sosial dan Lingkungan
      • Lahan yang ditawarkan harus Clean and Clear, yaitu :
        1. Ada nomor sertifikat tanah
        2. Sesuai peruntukan dalam RTRW
        3. Bila lahan milik masyarakat, ada tandatangan tokoh masyarakat yang menyatakan lahan siap dijual dengan harga yang ditentukan
        4. Memperhatikan resiko konflik
      • Faktor keberhasilan bentuk kerjasama KPBU ataupun PINA tergantung :
        1. Aspek Komitmen Pemerintah Daerah
        2. Aspek Koordinasi

Demikian untuk menjadikan periksa.

Kabupaten Sukoharjo Mengikuti Pameran APKASI Otonomi Expo 2019 di Kemayoran

Kabupaten Sukoharjo Mengikuti Pameran APKASI Otonomi Expo 2019 di Kemayoran

APKASI Otonomi Expo 2019 yang mengusung tema "Meningkatkan Daya Saing Daerah Dalam Merebut Pasar Global" tersebut dibuka secara resmi oleh Menkopolhukam RI, Bapak Wiranto. Selain pameran, workshop dan business matching, AOE 2019 juga akan menggelar susunan acara lainnya yang bersifat entertainment, seperti Indonesia Fashion Show dan Pemilihan Putri Otonomi Indonesia. Adapun rangkaian acara dan kesimpulan kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2019 kami laporkan sebagai berikut :

  • Sambutan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo yang dibacakan oleh MENKOPOLHUKAM, Bapak Wiranto

    Wiranto yang datang mewakili Presiden Joko Widodo meminta daerah-daerah berkolaborasi dalam inovasi untuk memajukan daerah masing-masing.
    Menurut Wiranto, Presiden Joko Widodo mengharapkan adanya inovasi-inovasi baru di semua daerah tetapi juga berkolaborasi. Jadi setiap daerah kecuali berpacu kompetisi dalam inovasi, tetapi harus ada kolaborasi.
    Tujuan dari Apkasi Otonomi Expo 2019: Trade, Tourism & Investment (AOE2019) adalah mendorong promosi potensi daerah serta mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan dan daya saing ekonomi daerah, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) secara resmi meluncurkan program tahunan bertajuk Apkasi Otonomi Expo 2019: Trade, Tourism & Investment (AOE19). Apkasi Otonomi Expo 2019 mengambil tema “Kemitraan Bisnis untuk Peningkatan Ekonomi Lokal Berkelanjutan.
    Menurut Presiden Joko Widodo, setiap kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), harus dapat memanfaatkan media-media seperti Apkasi Otonomi Expo 2019 dalam memasarkan potensi daerahnya.

  • Executive Dialogue And Business Matching Forum dengan tema : Igniting Partnership : Connecting District Potential with Opportunities to Contribute National Economic Development

    Materi 1 : "What is th role of th districts to contribute in national economic development ?" oleh Drs. Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan Republik Indonesia.
    Materi 2 : "How is the trade and investment condition in districts level ?" oleh Mr. Moh. Irwan Lapatta, Bupati Sigi.

  • Pemilihan Putri Otonomi Expo 2019

  • Workshop Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, dengan Tema : “Pemberdayaan UMKM : Mendongkrak Daya Saing dan Menangkan Persaingan Era Bebas

    Materi 1 : "Keberpihakan Pemerintah Pusat terhadap Pelaku UMKM dalam Memenangkan Persaingan" oleh Abdul Kadir Damanik, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI.
    Materi 2 : "Sukses Stori Pemda Sleman dalam Membina dan Mendukung UMKM untuk Memenangkan Persaingan di Era Pasar Bebas" oleh Drs. H. Sri Purnomo, M.Si. (Bupati Sleman).

  • Penutupan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Apkasi, Remigo Yolando Berutu
    Apkasi Otonomi Expo 2019 diharapkan dapat memberi manfaat yang lebih besar kepada daerah. "Momen ini harus dimanfaatkan. Kita akan dorong pengusaha internasional dan daerah kita harapkan dapat menunjukkan potensi wilayah yang memiliki nilai jual tinggi untuk para investor," ujarnya.
    Remigo Yolando Berutu menyebutkan salah satu potensi yang masih bisa digali oleh daerah di Indonesia andalah sektor pariwisata, menurutnya masih banyak keunggulan wisata daerah yang belum diketahui oleh publik.