Grand launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo digelar, Kamis (25/8). Keberadaan MPP Sukoharjo sangat penting untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat.
Kegiatan dihadiri Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya, Pemkab Sukoharjo telah berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik dan berkualitas yang merupakan salah satu dari sasaran reformasi birokrasi. Hal tersebut tertuang dalam misi pembangunan Pemkab Sukoharjo di dalam RPJMD Tahun 2021-2026 terutama pada misi yang pertama yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui percepatan reformasi birokrasi.
Upaya-upaya perbaikan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Pemkab Sukoharjo dan hasilnya sudah mulai terlihat dari beberapa capaian. Hal tersebut seperti terlihat, Pertama Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 mencapai 80,55 dengan kategori baik, Kedua, hasil penilaian evaluasi kinerja pelayanan publik tahun 2021 mencapai 3,62 dengan kategori baik, Ketiga, penghargaan tingkat kepatuhan tinggi standar pelayanan publik dari Ombudsman RI pada tahun 2021. Keempat, perangkat daerah atau unit kerja yang telah bergabung dalam pengelolaan sistem informasi pelayanan publik nasional (SIPPN) sudah mencapai 100 persen atau sebanyak 59 UPP dengan total sebanyak 808 jenis pelayanan, kelima top terpuji kompetensi inovasi pelayanan publik (KIPP) tahun 2022 untuk inovasi gerakan literasi Sukoharjo atau Gelis.
Etik Suryani melanjutkan bahwa tahapan pembangunan gedung MPP ini telah dapat diselesaikan pada tahun 2021 dengan menggunakan lahan seluas 3.600 meter persegi dan luas bangunan 2.620 meter persegi dengan anggaran yang bersumber dari APBD Sukoharjo tahun anggaran 2021 sebesar Rp 21.457.336.000.
Tahapan persiapan untuk penyelenggaraan MPP juga telah selesai. Sedangkan tahapan soft launching telah dilaksanakan pada 2 Juni 2022 yang lalu.
MPP Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik guna meningkatkan daya saing global dengan memberikan kemudahan berusaha di Indonesia khususnya di Kabupaten Sukoharjo. Saat ini telah bergabung 32 instansi dan 138 jenis layanan di MPP ini.
Keunggulan MPP Kabupaten Sukoharjo yaitu digitalisasi sistem pelayanan melalui sistem pelayanan perizinan online (Sipon) terintegrasi, dan kenyamanan dalam pelayanan melalui penyediaan gedung MPP yang modern dan sarana prasarana yang memadai dan layanan balai nikah.
Gedung pelayanan publik Sukoharjo diberi nama Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo. Penamaan ini mengambil dari bahasa sansekerta serta Kamus Besar Bahasa Indonesia dari kata Sevaka yang berarti melayani atau menghormati. Bhakti yang berarti perbuatan setia dan Wijaya yang berarti kemenangan.
Bupati Sukoharjo mengatakan dengan penamaan tersebut diatas diharapkan gedung MPP ini bisa melayani serta berbuat yang terbaik untuk masyarakat demi kejayaan atau kemenangan Sukoharjo pada khususnya dan umumnya.
Diharapkan juga dengan adanya MPP Sevaka Bhakti Wijaya Sukoharjo maka iklim investasi akan semakin meningkat dan pada gilirannya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sukoharjo juga semakin meningkat pula.
"Saya berharap setelah pelaksanaan acara grand launching ini, pemerintah melalui Kementerian PANRB maupun Pemerintah provinsi Jawa Tengah berkenan untuk terus melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi kepada kami. Sehingga penyelenggaraan MPP nantinya dapat berjalan dengan baikt tertib dan lancar sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat", ujarnya.